PERBEDAAN BPJS, KARTU INDONESIA SEHAT (KIS) DAN KARTU BATANG HARI SEJAHTERA  (KBS)

KIS adalah program yang dikeluarkan oleh Pemerintah untuk membuat rakyat lebih sehat dan sejahatera. kehadiran KIS ini memang banyak membuat orang kebingungan. Pasalnya saat KIS ini diluncurkan, sudah ada program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang kelola oleh Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS).  Mereka ini bingung mana asuransi kesehatan yang benar-benar mewakili pemerintah atau negara? Lalu banyak yang juga menanyakan apa sebenarnya perbedaan BPJS Kesehatan dan KIS ini?

Kartu Indonesia Sehat (KIS) sendiri adalah kartu yang memiliki fungsi untuk memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis. Penggunanya sendiri dapat menggunakan fungsi KIS ini di setiap fasilitas kesehatan tingkat pertama dan tingkat lanjut. Kartu ini sendiri merupakan program yang bertujuan untuk melakukan perluasan dari program kesehatan yang sebelumnya yaitu BPJS Kesehatan.

Sama-sama sebagai program fasilitas kesehatan dari negara, ternyata KIS dan BPJS Kesehatan memang memiliki perbedaan. Perbedaan utamanya sebenarnya nampak dengan jelas pada sasaran atau orang yang menerimanya. Jika BPJS merupakan sebuah program yang anggotanya harus mendaftar dan membayar iuran, maka KIS anggotanya diambil dari masyarakat yang tidak mampu dan pemberian kartunya ditetapkan oleh pemerintah serta pembayaran iurannya ditanggung oleh pemerintah. Perbedaan lain dari BPJS dan KIS adalah:

  1. KIS merupakan jaminan kesehatan yang diperuntukan bagi masyarakat yang tidak mampu, sedangkan BPJS yaitu sebuah badan atau lembaga yang menyelenggarakan dan mengelola jaminan kesehatan tersebut.
  2. KIS hanya diperuntukan bagi seseorang yang di mana kondisi ekonominya sangat lemah, sedangkan BPJS merupakan jaminan kesehatan yang diwajibkan bagi setiap warga Negara Indonesia baik yang mampu atau pun tidak mampu. Bagi rakyat yang tidak mampu, iurannya ditanggung oleh pemerintah.
  3. Pemakaian KIS dapat dilakukan di mana saja, baik di klinik, puskesmas atau di rumah sakit mana pun yang ada di Indonesia. Sedangkan pemakaian BPJS hanya berlaku di klinik atau puskesmas yang telah didaftarkan saja.
  4. KIS dapat digunakan tidak hanya untuk pengobatan saja, tetapi juga dapat digunakan untuk melakukan pencegahan. Sedangkan penggunaan BPJS hanya dapat digunakan jika kondisi kesehatan peserta sudah benar-benar sakit atau harus dirawat.
  5. KIS merupakan jenis jaminan kesehatan yang mendapatkan subsidi dari pemerintah, sedangkan pengguna BPJS diwajibkan untuk membayar iuran setiap bulannya dengan jumlah yang telah ditentukan.

 

Jadi dapat kita tarik kesimpulan bahwa BPJS itu adalah Badan Penyelenggara Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Kartu Indonesia (KIS) itu adalah Progduk dari Program Jaminan Kesehatan tersebut. 

 

Kartu KIS tersebut sebenarnya terbagi dua jenis yaitu KIS PBI (Penerima Bantuan Iuran) dan KIS Non PBI. walaupun keduanya memiliki bentuk kartu yang sama, perbedaanya terletak pada sistem pembayarannya.

1. Kartu Indonesia Sehat PBI (Penerima Bantuan Iuran)

Jenis ini adalah Program Jaminan Kesehatan Nasional yang iurannya setiap bulan ditanggung oleh pemerintah. jenis pelayanan ini ditujukan kepada masyarakat yang tidak mampu

2. Kartu Indonesia Sehat Non PBI

jenis ini adalah Program Jaminan Kesehatan Nasional yang iurannya dibayar sendiri oleh pemilik kartu secara mandiri.

merujuk pada point 1 (satu) KIS PBI terbagi lagi menjadi dua yaitu KIS yang pembayarannya ditanggung oleh Pemerintah Pusat dan Daerah.

salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Batang Hari adalah Kartu Batang Hari Sejahtera. Pemerintah melihat kondisi dilapangan dimana masih banyaknya masyarakat yang tidak mampu belum terjangkau oleh pemerintah pusat .oleh karena itu Pemerintah Kabupaten Batang Hari membuat Program Kartu Batang Hari Sejahtera (KBS) dimana peruntukannya adalah untuk menjangkau masyarakat tidak mampu diwilayah Kabupaten Batang Hari untuk mendapatkan hak pelayanan kesehatan yang sama.